Search for content, post, videos

Profesi Ini Cocok Banget Buat Lo Si Penggila Music

as

Banyak yang beranggapan kalo musik adalah kehidupan. Pernyataan itu rasanya benar adanya. Musik tuh memang enggak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Kalo kata Bob Marley, “When music hits, you feel no pain.” Setuju dong sama kutipan yang diambil dari lagu berjudul “Trenchtown Rock”? Kayak kalo lo lagi galau terus lo putar lagu bernuansa happy, perlahan perasaan lo pasti akan membaik. Dan begitupun sebaliknya, kalo lo lagi happy terus lo dengerin musik yang melow perlahan lo bisa keinget dengan hal-hal yang bisa membuat lo menitikkan air mata. (tsaaaaah!!) Bisa dibilang, kekuatan musik itu ajaib banget. Nah, buat lo yang menganggap musik adalah jiwa lo dan lo mau banget mendapatkan uang dari bidang yang ada kaitannya dengan hal tersebut, berikut ini gue sudah rangkum beragam profesi yang cocok buat para music addict. Selamat membaca!

1. Musisi (Band/Soloist)

sfs

Profesi yang satu ini jelas jadi profesi idaman para penggila musik. Berhasil atau enggaknya seseorang di dunia musik tergantung dari totalitas dan keseriusannya saat berkarya. Sebagai penyanyi solo ataupun personel band, lo harus tau musik yang akan lo ciptakan itu bakal diarahin ke mana? Menjadi musisi yang karyanya dikenal banyak orang bukan lah hal yang mudah. Apalagi kalo musik lo terbilang biasa aja. Oleh karena itu, lo harus merencanakan semuanya dengan tepat.

Kita ambil contoh, Barasuara. Sebagai band, Barasuara bisa dikategorikan sebagai band yang berhasil di segala aspek. Baik itu musik yang diciptakan, konsep penampilan, sampai konten di media sosial. Karier band yang sangat mencintai batik ini terbilang cukup cepat menanjak. Padahal, saat kemunculan untuk pertama kalinya, Barasuara belum memiliki album. Salah satu strategi mereka adalah sikat manggung terus dan buat semua mata tertuju pada mereka. Ya, tentunya berbekal pengalaman dari tiap-tiap personelnya yang bukan anak kemarin sore.

Pencapaian Barasuara di dunia musik adalah bukti kalo hasil bakal ditentukan oleh proses yang dijalani. Band yang beranggotakan Iga Massardi, TJ Kusuma, Gerald Situmorang, Marco Steffiano, Asteriska, dan Puti Chitara ini baru ngerilis album perdana mereka di 2015 dan langsung menyabet menyabet penghargaan untuk kategori “Karya Produksi Alternatif Terbaik” di AMI Awards 2016. Kiprah Barasuara di belantika musik Indonesia tentu bisa lo jadikan pedoman. FYI, enggak cuma Barasuara kok. Lo bebas menentukan musisi yang jadi pedoman lo. Intinya, amati bagaimana mereka menjajaki popularitas mereka. Selamat berkarya.

2. Penyiar Radio

Oktober-8

Radio adalah tempat musik dari beragam genre bersilaturahmi. Ketika lo memilih karier sebagai penyiar radio, sudah pasti hari-hari lo bakal dicekokin musik terus. Profesi sebagai penyiar radio terbilang cukup asyik. Bebas bergaya dengan busana favorit, jam kerja sesuai dengan jam siaran, dan enggak menutup kemungkinan (seorang penyiar) bisa dikenal banyak orang karena tingkah laku yang dianggap menghibur.

Sebagai contoh, kita bisa lihat eksistensi mantan penyiar Prambors Jakarta, Danang dan Darto. Dua penyiar yang super kocak dan jayus ini selalu berhasil menghibur para pendengar pas lagi siaran. Enggak heran kalo program mereka di Prambors selalu ditunggu-tunggu. Karena kesuksesannya sebagai penyiar radio, mereka pun menjajal peruntungan sebagai penyiar di media yang berbeda, yaitu TV. So, Lo tertarik enggak buat jadi penyiar yang sukses kayak Danang dan Darto?

3. Wiraswasta

oktober-9

Punya pekerjaan yang lo ciptakan sendiri itu memang keren banget dan pasti menyenangkan apabila dijalaninya dengan suka cita. Lo bisa buat usaha apa aja, dari buka warung kopi, tempat cukur rambut, angkringan, ataupun clothingan. Loh terus apa hubungannya sama musik? Tanpa lo sadari, semua bidang yang gue sebutin di atas tuh membutuhkan musik sebagai salah satu unsur penting, loh. Contohnya begini, pas lo lagi nongkrong di tempat ngopi (warkop ataupun kafe), kehadiran musik secara enggak langsung membuat suasana nongkrong makin asyik. Karena fungsi alunan musik yang begitu penting di sebuah tempat tongkrongan, pengetahuan musik sang empunya pun harus mumpuni. Oleh karena itu, kalo lo berniat buat buka usaha kafe, pastikan playlist lagu lo mengikuti perkembangan zaman. Ya, setidaknya sesuai tema yang mau lo angkat. Kalo lo bikin kafe bertema cozy,lo bisa pilih lagu-lagu bergenre jazz buat manjain para pengunjung.

4. Karyawan Event Organizer

oktober-10

Stage manager, LO (liasion officer – ngurusin artis pas acara), dan program director bisa jadi pilihan buat lo yang mau berkiprah di dunia Event Organizer (EO). Menjadi bagian dari EO tentu sangat menyenangkan. Karena enggak mudah, lo bisa memulai karier di EO lewat program volunteer yang selalu ada di tiap acara. Jadikan program itu sebagai sarana buat mempelajari seluk beluk dunia EO. Beberapa hal yang harus lo catat, berkiprah di EO tuh berarti lo harus “tahan banting” dan selalu tenang kalo ada tekanan. Nah, karena di EO lo bakal bertemu dengan artis yang mengisi acara, pengetahuan musik lo juga harus diasah. Ya, biar enggak malu-maluin kalo artis yang lo temani lagi ngomongin soal musik.

5. Jadi Orang Label Rekaman

Deretan keping cakram padat terpajang di lemari di kantor Demajors Independent Music Industry di daerah Fatmawati, Jakarta, beberapa waktu silam. Perusahaan rekaman yang telah beroperasi sejak lima belas tahun lalu itu telah menghasilkan tak kurang dari 500 album musik. Album dari penyanyi Tulus dan Endah n Rhessa adalah contoh sukses produk yang dihasilkan perusahaan ini. Kompas/Herlambang Jaluardi (HEI) 04-08-2015

Ini agak berat. Berat dalam arti yang sesungguhnya, loh. Tanggung jawabnya besar, risikonya besar, gajinya pun lumayan besar, tetapi yang penting profesi ini mengasyikkan buat orang yang hidupnya ketergantungan sama musik. Hampir sama kayak musisi, bekerja di sebuah label rekaman menuntut lo untuk merancang ide sebaik mungkin biar artis yang berada di bawah naungan tempat lo bekerja bisa dikenal banyak orang. Dengan begitu, lo harus tau dong lagu-lagu mereka dan apa yang menonjol dari lagu tersebut. Pengetahuan musik sangat membantu karier lo di label rekaman. Pasalnya, lo enggak bakal dipandang sebelah mata kalo pengetahuan musik lo luas. Apalagi kalo lo masih fresh graduate. So, gali terus ya pengetahuan musik lo sedini mungkin.

6. Guru Musik

oktober-12-1

Kalo ini jelas lo harus sekolah musik sebelum bekerja sebagai guru musik. Kalo menjadi guru musik tentunya harus paham banget teori-teori bermusik. Misalkan lo jadi guru piano, lo harus paham mengenai piano. (Yaiyalah, masa guru piano pahamnya main ketipung). Menjadi guru musik enggak cuma harus jago, tapi juga berwawasan luas. Semakin lo paham beragam genre musik, semakin betah murid yang lo ajarin.

6. Wartawan Musik

oktober-13-1

Ini dia pekerjaan yang super duperasoy (asyik coy) buat lo yang ngaku music addict! Yap, wartawan musik. Keuntungan berkarier sebagai wartawan musik tuh banyak banget. Lo bisa ketemu musisi idola, nonton konser gratis di lokasi yang eksklusif, dan tentunya gaji yang mencukupi buat biaya lo di masa depan. Di balik enaknya jadi wartawan musik, tentu ada tanggung jawab untuk menyampaikan apa yang terjadi di sebuah acara musik, dari panggung sampai penonton yang datang, ke dalam bentuk tulisan yang harus tertata dengan baik. So, buat lo yang suka musik dan gemar nulis, jadi wartawan adalah pilihan yang tepat.

7. Fotografer Musik

oktober-14

Enggak jauh berbeda sama wartawan musik, fotografer musik juga bakal ngerasain manfaat yang sama. Yang berbeda adalah tanggung jawabnya. Seorang fotografer bertugas mendokumentasikan acara musik lewat foto dan video. Kinerja lo dilihat dari kualitas foto dan video yang lo ambil. Menurut gue, profesi ini adalah favoritnya anak muda di zaman sekarang. Pasalnya, anak muda yang hobi mengotak-atik kamera SLR tuh lagi happening banget. Termasuk lo yang lagi baca tulisan ini, kan?

Itu dia 7 profesi buat penyuka musik yang gue rekomendasikan. Setuju, dong? Jangan lupa bagikan tulisan ini ke teman lo yang anaknya musik abis!