Search for content, post, videos

Seu Jorge Gelar Konser Untuk Mengenang David Bowie

jorge

Dengan rajutan topi ski merah pada kepala dan kerumunan yang berkumpul pada Sabtu malam di teater Ace Hotel, dimana penyanyi dan aktor kelahiran asal Brazil, Seu Jorge mengadakan konser penghormatan untuk mengenang David Bowie.

Jorge yang dirinya mengenakan kemeja biru dan celana pucat, adalah mengenang karakternya yang mengesankan di “The Life Aquatic with Steve Zissou,” yang disutradai Wes Anderson pada tahun 2004 dan dibintangi oleh Bill Murray sebagai eksentrik, Jacques Cousteau-sebagai penjelejah samudra.

Dalam film, sekarang menjadi sebuah kultus klasik, Jorge memainkan peran sebagai anggota kru Zissou’s yang muncul sebentar-sebentar untuk menyanyikan lagu-lagu Bowie dalam bahasa Portugis yang menemani dirinya dengan gitar akustik yang halus.

Dan topi merah yang ia pakai itu tidak hanya menjadi pengingat secara visual dari film yang Jorge tunjukkan, yang ia jadwalkan untuk memakainya kembali pada hari Minggu dan Senin di Ace. Sebuah stir kapal besar berbentuk roda dipasang di depan panggung dan klip dari film diputar pada layar besar yang diposisikan di atas kepala penyanyi.

asedcfgvhnjm

Tapi semua itu tampak sebagai wujud nyata misi Jorge, yang hanya menunjukkan kekagumannya yang mendalam untuk musik Bowie sebagai ikon pop dengan kematian mengejutkannya pada bulan Januari tahun 2016.

Meskipun ia merilis album khas Bowie pada tahun 2005 — dengan judul “Queen Bitch,” “Suffragette City” and “Rock ’n’ Roll Suicide,” – Jorge tidak merasa terdorong untuk tur kembali ke lagu tersebut sampai tahun ini.

Seperti pada album, penampilannya di sini memiliki pengaturan musik yang minimal: hanya Jorge, duduk di bangku, memetik dan memetik gitar seperti ia bernyanyi.

“Life on Mars” adalah lagu yang lembut dan rentan, sementara “Ziggy Stardust” mengandung kerinduan  yang berteriak seperti pemberontak baik dalam bahasa apapun. Untuk “Suffragette City,” Jorge mengubahnya dari Bowie’s glam-rock asli menjadi sesuatu yang moodier, hampir menakutkan.

Dan yang menarik dari pertunjukkannya, bagaimana ia menyajikannya dalam gaya yang berbeda, kerana dia dengan tipe pemberontak dimana dia memilih untuk bernyanyi dengan gitar berderak.

Di akhir acara, Jorge menceritakan tentang kenangan Bowie  tentang betapa sulitnya telah kehilangan dia namun betapa bangganya ketika ia dari mendengar teman-teman yang sangat nyaman dalam Jorge albumKemudian ia menyatakan bahwa ayahnya telah meninggal tiga hari setelah Bowie.

“Dia membuat saya menjadi saya hari ini,” katanya .

Konser Jorge merujuk kepada ayahnya, tentu saja. Tapi tentu saja untuk Bowie juga.