Search for content, post, videos

Pedal Gitar : Overdrive Vs Distortion Vs Fuzz

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

Salam Musicians Guys..!
Especially for you Guitar Player, artikel ini akan sangat cocok untuk menambah pengetahuan kalian. Baiklah, kali ini saya akan membahas tentang perbedaan Distortion dengan Overdrive apalagi Fuzz pedal. Tentu saja hal ini dikarenakan di luar sana masih terdapat gitaris yang salah kaprah. Nah, untuk menambah wawasan kalian, silahkan simak perbedaannya!

Mungkin topik ini masih ringan yang membuat tanda tanya besar di kalangan musisi yang baru berkecimpung di dunia pedal effect, terutama bagi mereka yang ingin membuat suara gitarnya tampil ‘garang’ tetapi belum tahu apa yang mesti mereka cari.

Untuk mempermudah, ketiga jenis dari effect di atas adalah jenis dari “Dirt Effect” yang biasanya disebut juga Dirt Channel atau Dirt Pedal, karena fungsinya yang memberikan kesan “kotor” pada nada yang merusaknya.

  • Overdrive/Over_drive

Merupakan istilah bagi suara yang agak pecah seperti suara pada amplifier ketika volume suaranya diset full. Sesuai dari namanya, Over Driven, yang artinya memaksa amplifier untuk bekerja di luar batas sehingga terjadinya pemangkasan pada signal.Yang terjadi pada amplifier, tabung yang menghasilkan suara overdrive yang “nikmat” di telinga adalah Soft Clipping.

overdrive

Dan jika amplifier dipaksa lebih keras lagi atau diberikan input yang jauh lebih tinggi dari biasanya, maka pemangkasan sinyal akan terjadi lebih parah lagi. Dikarenakan selain amplifier yang tidak sanggup memberikan output yang sangat jauh lebih besar dari kemampuannya, amplifier juga berusaha memperbaiki sinyal agar pemangkasan tidak terjadi secara kasar.

Hal tersebut membuat signal yang tadinya terpangkas menjadi leih harmoni. Overdrive cocok untuk blues.

  • Distortion

Distortion memiliki karakter sound yang lebih keras dibandingkan dengan karakter Over drive. Distortion digunakan pada karakter suara pedal dan amplifier yang berbasis solid. Signal yang dikeluarkan oleh distortion jauh lebih kasar dan lebih pekat. Karakter sound ini banyak sekali diminati oleh gitaris yang beraliran keras seperti Metal, Heavy metal, dsb.

distortion

Sebenarnya penjelasan singkat di atas, masih merupakan penjelasan dasar saja. Apalagi kita tahu sekarang ini, perkembangan teknologi dan alat musik yang sudah sangat maju. Ada juga yang mengatakan Efek overdrive sudah dikategorikan sebagai Effect Hard Clipping dan begitu juga sebaliknya.

Secara teoritis, distortion digunakan untuk menyebut clipping yang terjadi pada pedal dan amplifier. Contohnya begini, sewaktu signal amplifier di-setting terlalu tinggi (over). Sirkuit tidak bisa menciptakan kembali suara gitar asli karena suaranya terdistorsi secara radikal. Akibatna sustain menjadi naik tapi diikuti dengan penurunan karakter suara asli dari gitar.

Jika kamu memainkan chord penuh 6 senar, suaranya pasti akan jelek bahkan menyakitkan telinga karena terdistorsi. Tapi jika kamu memainkan dengan “power chord” seperti yang dilakukan oleh gitaris Rock/Metal,sound distortion itu sebenarnya bukan hanya milik dunia gitar saja. Contohnya bila kamu menempelkan microphone ke dekat sound system akan terdengar suara dengung atau hum, itu juga disebut Distortion.

  • Fuzz

Satu lagi bentuk lain dari Distortion adalah Fuzz. Berbeda dengan overdrive dan distortion yang sudah dijelaskan di atas, Fuzz memberkan pemangkasan yang kasar terhadap signal. Signal hancur total dan suara yang keluar akan seperti suara speaker yang sudah pecah. Signal benar-benar hancur dan mungkin suaranya bisa dibandingkan dengan suara yang keluar dari Gameboy.

fuzz

  • Kesimpulan

Dari yang sudah saya jelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa:

“Overdrive dan distortion hanyalah berbeda dari faktor banyaknya pemangkasan terhadap signal.” Jika signal hanya terpangkas sedikit dan masih bersuara mirip seperti suara gitar normal, itu bisa disebut Overdrive. Effect overdrive juga tidak “merusak” keseluruhan sound karena hanya menaikkan level pada amplifier tabung. Cocok ntuk genre : blues, dsb.

Jika pemangkasan terjadi jauh lebih besar maka akan menghasilkan suara yang disebut distortion, sedangkan pada effect distortion lebih merusak suara dan sustain yang dihasilkan lebih sadis akibat signal gitar yang mengalami kompresi extreme. Makanya, distortion lebih cocok untuk Metal,d sb.

Jika signal terpangkas secara kasar yang membuat suara seperti speaker pecah, suara tersebut disebut Fuzz. Dan seiring berkembang teknologi permusikan, sekarang antara overdrive, distortion dan fuzz speerti tidak ada pembatas lagi diantaranya. Misalnya Big Muff yang merupakan distortion tingkat tinggi yang melakukan pemangkasan kasar, atau distortion plus yang merupakan distortion yang masih menggunakan pemangkasan halus.

  • Tips

Sebelum pedalboard meracuni para guitarist, kamu akan mendapatkan sound drive/distortion asli hanya melalui amplifier. Tapi seiring perkembangan, effect drive/distortion mulai dipakai untuk mendapatkan sound drive/distortion tersebut. Misalnya dengan menggunakan effect stompbox kamu dapat dengan mudah mengoperasikan setting pada parameter yang biasanya terdiri atas : Level, Tone, dan Drive/Distortion.

Dengan memakai sound drive/distortion yang berlebihan,terkadang membuat sound menjadi feedback terhadap sound speaker amplifier. Untuk mengatasinya, coba cocokkan antara besar volume master pada ampli dan hasil sound settingan effect yang keluar. Selain itu, jarak ruangan antara guitar dengan amplifier juga wajib diperhatikan.

  • Lifehack on stage

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terkadang sound distorsi yang berlebihan mengakibatkan speaker menjadi mudah feedback. tapi hal ini bisa kamu manfaatkan dengan mendapatkan sustain pada gitar lewat cara menghadapan pickup gitar ke speaker amplifier.

1. Pastikan hasil sound pada feedbacknya.

2. Setelah itu dapatkan pitch yang harmonic dari umpan feedback tersebut. Biasanya pitch yang dihasilkan dari feedback tersebut bisa mencapai dua atau tiga kali perusahaan pitch terhadap feedback-nya.

Untuk mereka, itu terserah kamu sendiri. Sesuaikan genre dan yang jelas full function alias bukan pajangan saja di pedalboard kamu.